Total Tayangan Halaman

Sabtu, 28 November 2015

Kue kering Kacang


Halooo..
Chellenge dari IDBF datang lagi! #Chellenge ke 16 kali ini mengangkat tema kue kering, atau Cookies. Katanya sih, boleh posting foto kue yang ada. Tapi.. Special buat IDBF, harus diusahain yang baru dong. Sempet ciut lihat postingan teman teman yang lain. Foto fotonya kereeeen. Resep resepnya juga Oke punya. Tapi, mbak Elsye Suranto, dan mbak Andrie Anne, selalu kasih semangat. #Big hugh.. Makasih ya mbak!!!

Nah, rasa malas harus dibuang jauh jauh. Ujung ujungnya Lagi nonton tv sambil ngeblog, daaaan ngemil. Akhirnya bikin kue ini, bertiga sama suami dan Zizou. Nah loooh, untuk kesekian kalinya, zee nggak mau tidur. Padahal udah maem, minum susu segar yang hangat, ealah.. Tuh matanya yang bulat, masih aja seger.

 Daripada aku begadang sendirian, kutarik tuh pak suami buat nemenin bikin kue. Pas aku tanya, mau kue kacang nggak?? Tapi ini bukan seperti yang dijual itu loh ya.. Ini kue kacang jaman duluuuu, alias kue kacang jadul. Sering nemuin kue kue seperti ini yang dicetak gede gede.. Tapi, kok nggak sama rasanya dengan yang suka dibikin di jaman dulu ya?!

Naaah.. Ketemu dah resepnya di blognya mbak DIAH DIDI. Terima kasih, dan mohon maaf, saya rubah resepnya sesuai selera. :) Ini udah bikin untuk ke 3 kalinya loh.  Setelah beberapa kali percobaan, sebenernya sudah enak, tapi kemarin Aku tambahin jumlah kacangnya, mengurangi takaran gula, dan menambahkan sedikit garam. Selain itu, aku mengganti penggunaan minyak goreng.Yaaah.. Menyesuaikan dengan selera ajah. Dan ternyataaa... Enaaak.. Pakai banyak huruf aaa. Hehehehe. Zizou yang makan langsung habis 7 biji, dan bawa bawa toplesnya kemana mana.

Kue belum sempet ditata, eh dah banyak abis dicemilin duluan. Apalagi bapaknya Zee, bolak balik bilang "eh, ini sama kayak kue jaman aku kecil yah.." (bolak balik ngomong sih nggak masalah, tangannya itu loooh... Juga nggak berhenti ngambil kue yang baru selesai dipanggang). Harus buru buru diumpetin nih, sebelum gagal kefoto. Hehehe

Intinya adalah, kuenya enak, bikinnya gampang, hanya butuh sedikit kesabaran. Karena, harus ngupas kulit ari kacang satu satu. Untungnya si Ayah mau bantuin. Saat sibuk menyiapkan makan malam, Ayah klutuk klutuk ngebersihin kulit ari kacang. Hingga, tertinggal kacang sangrai yang sudah bersih dan renyah, siap diolah. Yippiiie... Makasih ya!!!  #hehehe modus#

Owh iya, krn penggunaan butter, kuenya jadi sedikit rapuh dan sedikit susah dibentuk. Kalau dicetak bentuk biasa sih, nggak masalah. Tapi, karena aku lagi iseng mencetak menyerupai kacang, harus ekstra sabar, dan hati hati.  Caranya dengan menekan adonan dengan garpu, dibentuk menyerupai bentuk kacang, lalu menekan bagian tengah, sehingga membentuk pinggang. Pelan pelan dan sabar ya.. Tapi, tenang, terbayar kok semua dengan rasanya yang enak. Maunya sih, biar sekali lihat, bakalan tau kalau kue ini terbuat dari kacang. Hehehe

Resep asli, menggunakan minyak goreng, ( disini aku ganti dengan butter dan margarin )Kue ini ada banyak sebutan, salah satu namanya kue B*m*li, karena dibuat dari minyak goreng bermerek tersebut. Katanya sih, kalau nggak pakai merek tersebut, kuenya nggak jadi.

Hmmmm... Tapi, menurutku nggak maslah kok. Kalau kalian punya merk favorit yang lain, sih ok aja. Kembali ke selera saja ya.. Jika menggunakan butter, kuenya renyah harum sekali. Itu yang aku suka. Wanginya menggoda. Jika tetap mau menggunakan minyak, silahkan menimbang minyak sebanyak 200gr, dsn skip penggunaan margarin dan butter ya..

Sedikit Tipsnya gunakan kacang lokal kualitas baik yang kaya rasa, jangan menggunakan kacang impor yang gendut gendut, namun rasanya nggak ada. Kacang lokal, rasanya sedikit manis, dan gurih. Sangrai kacang hingga matang dan renyah. Haluskan hingga jadi bubuk kacang. Setelah dicampurkan dengan bahan lainnya adonan akan menjadi sedikit ngeprull dan berbutir butir. Cetak dengan hati hati, dan panggang dengan suhu rendah. Jika bagian bawah kue sudah matang dan kecoklatan, pindah loyang ke rak atas oven untuk mendapatkan warna sedikit kecoklatan.
Langsung aja yuuuk, kita sama sama bikin... Cekidot ya..


Kue kacang

Modified by Me

350gr tepung terigu protein rendah
50 gr tepung maizena
350gr kacang tanah, sangrai, kupas kulit arinya.
140gr gula pasir
100gr  butter
150gr margarin
2sdt garam (peres)
2 kuning telur
Vanili bubuk secukupnya (optional)

Cara membuat :

- Haluskan kacang dengan dry mill hingga halus
- Campur kacang, dengan semua bahan, tepung, bubuk kacang, gula halus, garam, kuning telur, butter, aduk rata.
- Masukkan margarin sedikit demi sedikit, hingga membentuk adonan yang bisa dipulung. Jika margarin belum habis, namun adonan sudah set, cukup saja, tidak perlu ditambah lagi.
- Diamkan dalm kulkas selama 30 menit, keluarkan dan diamkan sejenak di suhu ruang, baru dicetak.
- Oles menggunakan bahan pengoles.
- Panggang dalam oven selama sekitar 20 menit, atau sampai matang ( krn punyaku agak tipis)
- Simpan dalam stoples, dan ditutup rapat, agar terus renyah.
- Selamat Mencoba..


Mirip bentuk kacang kan yaa?
Taraaaaa...
Add caption

Pisang Bolen ( tradidional Indonesia)

Pisang bolen


Zizou suka banget makan pisang bolen. Tiap hari kudu beli. Bikin gemesh sama harganya. hehehe. Maklum! emaak emak irit. Eeeh salah. hemat ding, Naah pas banget kandapat surat tjintah yang isinya tantangan pisang bolen. 

Yuuk cin, mari singsingkan lengan baju. Saatnya bekerja.. 
kalau hasilnya seperti ini, semua nggak bakalan nolak deh. pasti mau lagi.. dan lagi..

KBB#44 Pisang Molen (khas Indonesia)
By Ariesta Mikdar Gunawan

Bahan kulit A
100gr tepung trigu all purpose
1sdm minyak goreng
80gr margarin
Bahan kulit B
300gr tepung trigu all purpose
50gr gula halus/gula kastor
100gr margarin
100ml air dingin dari kulkas
1/4sdt garam halus
1/4sdt vanili bubuk
Bahan isian
10buah pisang raja/pisang tanduk yang manis, kukus dan potong melintang 4cm kemudian belah menjadi 2
100gr keju cheddar potong memanjang menjadi seukuran pisang sebanyak 20buah
50gr coklat beras/messes

Bahan olesan :
1butir kuning telur
1sdm mentega cair
Cara membuat :
1. Buat adonan kulit A, yaitu campur smua bahan dan aduk dengan spatula/sendok kayu sampai merata kemudian bagi menjadi 20, bulatkan
2. Buat adonan kulit B, sama campurkan smua bahan kemudian uleni sampai kalis dan bagi menjadi 20bagian, bulatkan
3. Ambil 1 adonan B, gilas agak tipis menjadi segiempat, letakkan 1adonan A diatasnya. Lipat seperti amplop sehingga A tertutup kemudian rapihkan menjadi bulat kembali. Lakukan untuk kesemua 20adonan
4. Ambil 1 adonan (gabungan A dan B tersebut) dan tipiskan lagi menjadi persegi panjang, gulung/lipat ke dalam dari sisi yang pendek, gilas tipis lagi, dan ulang  hingga  3 kali proses.   Kerjakan smua adonan dan akhiri dengan bentuk gulungan/lipatan. Biarkan beristirahat kurang lebih 30menit
5. Sementara itu panaskan oven pada suhu 180C dan siapkan loyang, poles dengan margarin, beri kertas dan poles lagi
6. Ambil 1 gulungan adonan yang telah diistirahatkan, buka gulungan/lipatannya, gilas tipis menjadi segiempat samasisi. Letakkan sepotong pisang, messes, keju dan tutup dengan pisang lagi. Lipat seperti amplop  atau martabak telur mini. Kerjakan sampai habis adonan, kemudian oles permukaannya dengan kuning telur
7. Panggang selama kurang lebih 60menit, sesaat setelah matang, poles pisang molen dengan mentega cair tipis-tipis


tahap satu, adonan dibagi 2
lipat hati hati, sambil digilas
yang ini diisi keju. agak banyakan kejunya soalnya Zee suka. hehehe
Taraaaa.. jangan lupa dioles tipis tipis.

Jumat, 06 Maret 2015

Nasi Goreng Cumi

Fiuuuuh.., lamanya nggak buka blog. Sampe benar2 berdebu nih blognya. *ngebus ngebus blog yang lama ditinggal.
Lha, ya mau gimana lagi, disamping, nggak mood nulis, aq juga Repot.. Repot.. Repot..
Banyak kesibukan, banyak kerjaan, dan juga rempong ngurusin Zizou. Hehehe

Resep yang mau kushare kali ini nasi goreng cumi. Warna nasi yang dihasilkan, hitam dan berasa gurih. Sedaap sekali. Sebelum diolah, lumuri dulu daging cumi dengan air perasan jeruk nipis, agar tidak berbau. Yang dipakai disini, adalah ikan cumi yang berukuran cukup besar, agar tinta yang dihasilkan lebih banyak.

Langsung saja kita lihat resepnya ya...

2 ekor cumi berukuran besar, ( buang tulang lunaknya, pisahkan badan, kepala, dan usahakan tintanya tidak pecah )
2 piring nasi aron
1/2 biji bawang bombay ukuran sedang, dirajang kasar
2 siung bawang putih, 2 siung bawang merah dihaluskan.
1/2 buah tomat, cincang
1 cabe merah besar, potonh2.
1 ruas kunyit, iris2
1 ruas jahe, iris2
Garam, secukupnya
Penyedap, bila perlu (ini saya skip)

Cara membuat :
- Tumis bawang putih, bawang merah, cabe,kunyit, jahe dalam sedikit minyak. Hingga berbau harum. Angkat sisihkan.
- dalam wajan yang sama, tumis cumi, tomat hingga matang. Beri sedikit air, masak hingga empuk, dan air menipis. Masukkan bumbu2 tadi, terakhir masukkan nasi. Beri garam, sesuaikan rasanya. Siap disajikan..

Senin, 29 September 2014

Genoise Cake

Happy B'Day KBB... Maju terus, sukses selalu.. :)

GENOISE CAKE

sumber: Emma Isti

I. Chocolate Genoise
Bahan :
3 putih telur
6 kuning telur
115 gr gula kastor
40 gr terigu
40 gr coklat bubuk
50 gr mentega leleh hangat
1 sdt vanilla ekstrak

II. FILLING/FROSTING

White chocolate cheese frosting

Bahan :
200 gr white chocolate
200 gr cream cheese
250 gr mascarpone cheese
100 gr mentega tawar
100-125 gr icing sugar
1 sdt vanilla
75 gr coklat pekat parut bekukan sebentar*
75 gr Strawberry potong kecil/slice*


Caramel syrup
100-125 ml air hangat
100 gr gula pasir

Perasa kopi*
4 sdt kopi instant
2 sdm air hangat

III. GARNISH
Sabuk coklat/Lace chocolate wraps:
200 gr coklat pekat (dark chocolate)/white chocolate
Paper cone/plastic piping
100 gr Fresh strawberry
Chocolate curl/cigarette


  1. Panaskan oven 180 C. siapkan loyang bulat ukuran 20 -22 cm, olesi minyak/mentega, alasi bagian bawahnya dgn kertas roti/anti lengket.
  2. Campur terigu dan coklat bubuk ayak 2-3 kali, sisihkan
  3. Lelehkan mentega hingga terlihat minyak bening agak sedikit kecoklatan dengan endapan dibawah, saring dan sisihkan.
  4. Panaskan air hingga mendidih, kecilkan api dan jaga air tetap panas, gunakan panci yang sedkit lebih kecil dari wadah kocokan telur.
  5. Putih dan kuning telur dipisah. masukan putih telur kocok hingga berbuih, tambahkan gula sedikit demi sedikit sampai gula habis dan larut, kocok dengan kecepatan tinggi hingga soft peak. Masukan kuning telur satu persatu, dan lanjutkan ke tahap 6-10
  6. Pindahkan dari panci bain marie tadi, kemudian lanjutkan mengocok dengan kecepatan tinggi hingga putih dan kental (jika diangkat tidak mudah meluncur/sudah berjejak seperti pita), kemudian turunkan kecepatan kocok kembali kurang lebih 3 menit .
  7. Masukan campuran terigu dan bubuk coklat bertahap 2-3 kali, aduk rata,
  8. Ambil sedikit adonan ,campur dengan mentega yang sudah dilelehkan kemudian aduk rata dan campurkan kembali ke dalam adonan . Aduk dan pastikan hingga semua tercampur rata.
  9. Tuang ke dalam loyang, bake selama 25-30 menit hingga permukaannya kecoklatan dan bagian kue pinggir mulai lepas.
  10. Keluarkan dari oven, balikkan loyang dan dinginkan sebentar. Lepaskan kue dari loyang dengan bantuan pisau mengelilingi sisi loyang kemudian lepaskan juga kertas pada bagian bawah kue.

FILLING

  1. Lelehkan coklat putih, sisihkan
  2. Kocok cream cheese dan mentega (dalam keadaan lunak/lembek)
  3. Tambahkan coklat leleh, gula halus, keju mascarpone dan vanilla ,kocok terus hingga tercampur rata dan creamy.

Caramel syrup:
  1. Panaskan panci, kemudian masukan gula, biarkan gula larut kemudian aduk hingga semua larut dan berwarna kecoklatan. Angkat panci dari api, tuang air panas perlahan, hati2 saat menuangkan air. Kemudian aduk rata dan panaskan kembali hingga semua gula larut , tidak ada gula yang menggumpal, tambahkan vanilla.


Sabuk Coklat/Lace Chocolate Wrap

  1. Potong coklat kecil-kecil, tim dan aduk sesekali hingga semua coklat leleh.
  2. Siapkan mika ring cake atau parchment paper, ukuran disesuaikan dengan keliling dan tinggi cake, lebihkan 2 cm untuk keliling cake dan 1cm untuk tingginya. Panjang sabuk kira-kira 65 cm untuk loyang 20 dan 72 cm untuk loyang 22. Tinggi sabuk disesuaikan dengan tinggi cake hasil masing-masing.
  3. Siapkan pola lace, atau langsung gambar pada parchment paper, dibagian yang tidak licin.
  4. Tuang coklat leleh dalam paper cone atau piping plastic, gunting sedikit ujungnya.
  5. Bila menggunakan mika plastik, gunakan double tape untuk lekatkan pola pada plastik. Sedangkan untuk parchment paper, gunakan sisi yang licin atau yang tidak digambar.
  6. Aplikasikan coklat sesuai pola. Agar hasilnya cantik, tebalkan karakter gambar yang akan ditonjolkan terlebih dahulu, kemudian rekatkan dengan garis lurus, lengkung sebagai penghubung. Seluruh garis dan bentuk gambar harus saling terkait, agar sabuk tidak mudah patah.
  7. Saat setengah set, tempelkan sabuk coklat disekeliling cake. Pastikan semua tertempel pada dinding cake

Assemble Cake

  1. Potong genoise menjadi 2 lapisan. Timbang cheese frosting @ 250 gr untuk filling.
  2. Masukan 1 lapisan genoise ke dalam cake ring (bisa juga spring form), perciki dengan karamel sirup, jika suka aroma kopi bisa tambahkan kopi yang sudah dilarutkan dengan air.
  3. Tambahkan frosting tadi pada lapisan genoise ratakan dengan spatula atau spuit dengan piping bag. Taburi dengan coklat parut yang sudah dibekukan atau potongan strawberry (sesuai selera).
  4. Tutup dengan lapisan genoise kembali, dinginkan 30 menit agar frosting lebih kokoh.
  5. Lepaskan ring, tutup semua permukaan kue dengan sisa frosting. Ini juga bisa dilakukan bertahap, oleskan tipis seluruh cake. Dinginkan kembali kira-kira 10 menit, kemudian oleskan kembali hingga seluruh cake tertutup merata dengan frosting.
  6. Tempelkan sabuk coklat yang sudah setengah ngeset, mengelilingi cakes sampai batas titik awal sabuk ditempelkan. Biarkan sisa kelebihan wrap terlepas, agar mudah melepaskan coklat nantinya.
  7. Spuit keliling pinggir permukaan kue dengan sisa frosting. Taburi coklat serut/chocolate cigarette/curl atau sebagian buah strawberry yang dicelup dengan coklat
  8. Dinginkan, kemudian lepaskan kertas/plastik sabuk coklat dengan hati-hati. Potong dengan pisau panas sisa sabuk coklat yang menempel menutupi kertas/plastik sabuk saat pertama di tempelkan. Jika kertas/plastic sudah terlepas, tutup bagian coklat yang terkelupas atau rusak dengan coklat cair.
  9. Lepaskan cake dari ring/spring form bila menggunakan , chocolate genoise with cheese frosting siap dinikmati.


Catatan :
  1. Gunakan tepung protein rendah, cookies & cake flour (di Indonesia kunci biru salah satunya)
  2. Gunakan coklat yang sudah diproses (Dutch processed cocoa), jika menggunakan natural cocoa powder, sebaiknya dilarutkan dengan air hangat dan dicampurkan dengan mentega leleh, baru kemudian di campur ke dalam adonan.
  3. Untuk menghindari penggumpalan, sebaiknya bubuk kakao dan tepung diayak beberapa kali.
  4. Dalam panci bain marie didihkan air kemudian kecilkan api dan jaga air tetap panas walau tidak harus mendidih lagi.
  5. Bila tidak ada gula kastor, bisa digantikan dengan gula pasir biasa.
  6. Untuk Frosting, cream cheese dan mentega sebaiknya dalam agak lunak.
  7. Jika mascarpone sulit didapat, bisa dipakai cream cheese seluruhnya.
  8. Gunakan Baloon Whisk /spatula /scraper yang besar agar lebih merata dan mempercepat proses pengadukan, sehingga adonan tidak banyak turun karena terlalu lama proses pengadukan.
  9. Cake ring / spring form cake saat pelapisan cake dengan frosting dipakai untuk memudahkan dan menghasilkan lapisan yang rapi saja, jika tidak ada bisa diabaikan.
  10. Untuk membuat sabuk coklat, diperlukan area yang luas, jika tempat tidak memungkinkan plastik mika/parchment paper bisa dibagi 2 sebelum di gambarkan pola lace dengan coklat.

Aduk sampai kaku yaa..
bagian favorit nih.. oles oles. hehehe
sambil nunggu  adonan dipanggang, bikin sirwl dulu ya
biar makin sip,  jangan lupa bikin lace coklat. Agar semakin manis.

Sabtu, 13 September 2014

IDBF #16 KUE KERING KACANG

Halooo.. Chellenge dari IDBF datang lagi! #Chellenge ke 16 kali ini mengangkat tema kue kering, atau Cookies. Katanya sih, boleh posting foto kue yang ada. Tapi.. Special buat IDBF, harus diusahain yang baru dong. Sempet ciut lihat postingan teman teman yang lain. Foto fotonya kereeeen. Resep resepnya juga Oke punya. Tapi, mbak Elsye Suranto, dan mbak Andrie Anne, selalu kasih semangat. #Big hugh.. Makasih ya mbak!!!

Nah, rasa malas harus dibuang jauh jauh. Ujung ujungnya Lagi nonton tv sambil ngeblog, daaaan ngemil. Akhirnya bikin kue ini, bertiga sama suami dan Zizou. Nah loooh, untuk kesekian kalinya, zee nggak mau tidur. Padahal udah maem, minum susu segar yang hangat, ealah.. Tuh matanya yang bulat, masih aja seger. Daripada aku begadang sendirian, kutarik tuh pak suami buat nemenin bikin kue. Pas aku tanya, mau kue kacang nggak?? Tapi ini bukan seperti yang dijual itu loh ya.. Ini kue kacang jaman duluuuu, alias kue kacang jadul. Sering nemuin kue kue seperti ini yang dicetak gede gede.. Tapi, kok nggak sama rasanya dengan yang suka dibikin di jaman dulu ya?!

Naaah.. Ketemu dah resepnya di blognya mbak DIAH DIDI. Terima kasih, dan mohon maaf, saya rubah resepnya sesuai selera. :) Ini udah bikin untuk ke 3 kalinya loh. Setelah beberapa kali percobaan, sebenernya sudah enak, tapi kemarin Aku tambahin jumlah kacangnya, mengurangi takaran gula, dan menambahkan sedikit garam. Selain itu, aku mengganti penggunaan minyak goreng.Yaaah.. Menyesuaikan dengan selera ajah. Dan ternyataaa... Enaaak.. Pakai banyak huruf aaa. Hehehehe. Zizou yang makan langsung habis 7 biji, dan bawa bawa toplesnya kemana mana. Kue belum sempet ditata, eh dah banyak abis dicemilin duluan. Apalagi bapaknya Zee, bolak balik bilang "eh, ini sama kayak kue jaman aku kecil yah.." (bolak balik ngomong sih nggak masalah, tangannya itu loooh... Juga nggak berhenti ngambil kue yang baru selesai dipanggang). Harus buru buru diumpetin nih, sebelum gagal kefoto. Hehehe

Intinya adalah, kuenya enak, bikinnya gampang, hanya butuh sedikit kesabaran. Karena, harus ngupas kulit ari kacang satu satu. Untungnya si Ayah mau bantuin. Saat sibuk menyiapkan makan malam, Ayah klutuk klutuk ngebersihin kulit ari kacang. Hingga, tertinggal kacang sangrai yang sudah bersih dan renyah, siap diolah. Yippiiie... Makasih ya!!! #hehehe modus#

Owh iya, krn penggunaan butter, kuenya jadi sedikit rapuh dan sedikit susah dibentuk. Kalau dicetak bentuk biasa sih, nggak masalah. Tapi, karena aku lagi iseng mencetak menyerupai kacang, harus ekstra sabar, dan hati hati. Caranya dengan menekan adonan dengan garpu, dibentuk menyerupai bentuk kacang, lalu menekan bagian tengah, sehingga membentuk pinggang. Pelan pelan dan sabar ya.. Tapi, tenang, terbayar kok semua dengan rasanya yang enak. Maunya sih, biar sekali lihat, bakalan tau kalau kue ini terbuat dari kacang. Hehehe

Resep asli, menggunakan minyak goreng, ( disini aku ganti dengan butter dan margarin )Kue ini ada banyak sebutan, salah satu namanya kue B*m*li, karena dibuat dari minyak goreng bermerek tersebut. Katanya sih, kalau nggak pakai merek tersebut, kuenya nggak jadi. Hmmmm... Tapi, menurutku nggak maslah kok. Kalau kalian punya merk favorit yang lain, sih ok aja. Kembali ke selera saja ya.. Jika menggunakan butter, kuenya renyah harum sekali. Itu yang aku suka. Wanginya menggoda. Jika tetap mau menggunakan minyak, silahkan menimbang minyak sebanyak 200gr, dsn skip penggunaan margarin dan butter ya..

Sedikit Tipsnya gunakan kacang lokal kualitas baik yang kaya rasa, jangan menggunakan kacang impor yang gendut gendut, namun rasanya nggak ada. Kacang lokal, rasanya sedikit manis, dan gurih. Sangrai kacang hingga matang dan renyah. Haluskan hingga jadi bubuk kacang. Setelah dicampurkan dengan bahan lainnya adonan akan menjadi sedikit ngeprull dan berbutir butir. Cetak dengan hati hati, dan panggang dengan suhu rendah. Jika bagian bawah kue sudah matang dan kecoklatan, pindah loyang ke rak atas oven untuk mendapatkan warna sedikit kecoklatan.

Langsung aja yuuuk, kita sama sama bikin...

Cekidot ya..

Kue kacang
Modified by Me

350gr tepung terigu protein rendah
50 gr tepung maizena
350gr kacang tanah, sangrai, kupas kulit arinya.
140gr gula pasir
100gr butter
150gr margarin
2sdt garam (peres)
2 kuning telur
Vanili bubuk secukupnya (optional)

Cara membuat : - Haluskan kacang dengan dry mill hingga halus
- Campur kacang, dengan semua bahan, tepung, bubuk kacang, gula halus, garam, kuning telur, butter, aduk rata.
- Masukkan margarin sedikit demi sedikit, hingga membentuk adonan yang bisa dipulung. Jika margarin belum habis, namun adonan sudah set, cukup saja, tidak perlu ditambah lagi.
- Diamkan dalm kulkas selama 30 menit, keluarkan dan diamkan sejenak di suhu ruang, baru dicetak.
- Oles menggunakan bahan pengoles.
- Panggang dalam oven selama sekitar 20 menit, atau sampai matang ( krn punyaku agak tipis)
- Simpan dalam stoples, dan ditutup rapat, agar terus renyah.
- Selamat Mencoba..

Jumat, 25 Juli 2014

Kurtos Kalach

Helo.. Helooo.... Apa kabar semua?! Semoga baik baik dan sehat yaa. Sebulan ini kita menjalankan ibadah puasa, dan hampir tiba dihari kemenangan. Hum.. Senang sekali rasanya, saat pengampunan Allah diberikan kepada umatnya. Walaupun, ada sedikit rasa sedih ditinggalkan bulan yang penuh rahmad dan barokah.

Bulan bulan akhir ini agak berat, banyak ujian dari beberapa sisi. Dan, yang paling menyedihkan adalah kehilangan Mimi Dina. *mewek lagi* sampai saat inipun, aku masih belum bisa percaya. Kenapa orang sebaik dia, secepat ini pergi menghadapnya. Ya tuhan, semego engkau mengampuni dosa2 nya, dan memberikan tempat terindah disisimu. Amiiin..

langsung resepnya yaaa..


Siapin dulu bahan yang dibutuhkan
adonan setengah jadi
rollernya dibungkus agar adonan tidak menempel dan susah dikeluarkan
Giling lalu pulur panjang
bikin agak kecil, nanti juga jadi panjang dan mengembang kok

Rabu, 25 Juni 2014

Puding Lapis Biskuit Kacang

Day 6

Alhamdulillah.. Masih bisa nulis laGi. Hummm.. Ada beberapa orang yang bertanya. Atau lebih tepatnya bilang gini "Jangan kasih resep sembarangan, nanti bisa dicontoh orang". Saya hanya mengangguk dan mengiyakan saja, biar nggak panjang. Padahal menurut saya sih, Ilmu itu tak berbatas. Jika saya punya ilmu untuk dibagikan, dan mungkin bermanfaat untuk orang lain, akan saya bagi, tanpa saya kurangi sedikitpun. Kenapa?? Karena ilmu itulah yang akan menuntun saya ke ridho Allah. Biarlah ilmu atau pengetahuan yang saya miliki, diamalkan untuk orang lain, dan menjadi amal jariyah untuk saya dan keluarga. Hidup ini singkat, saya akan berusaha berbuat baik dan mensyukuri apa yang sudah Allah beri untuk saya dan keluarga.

Panas panas gini, enaknya ngemil puding. Apalagi puding sutra, puding yang lembuuut banget. Itu sebabnya, dinamakan puding sutra, karena teksturnya yang sangat lembut, seperti sutra. Ada pula yang bilng ini puding tahu. Nah, tapi karena bosan dengan puding sutra yang biasa, coba coba bikin bentuk lain. Dan, eeeh masih ada. Cookies kacang homemade, cemilan Zee. Ok dah, langsung bisa beraksi deh..

Hummm, biskuitnya bisa menggunakan biskuit atau cookies apa saja. Kebetulan, aku pakai cookies. Karena pas adanya itu, di rumah. Sebenernya kemarin aku juga mencoba pakai biscuit regal, eeh... jadinya malah nggak begitu bagus, layernya nggak begitu kelihatan.   XP

Resep dasar Puding Sutra
sumber Yeni Suryasusanti

1 agar-agar bubuk putih
1 kaleng susu kental manis
5-6 kaleng air, diukur dengan menggunakan kaleng susunya
Gula secukupnya

Cara membuat :
Aduk semua bahan hingga rata, gunakan api kecil, sambil terus diaduk. rebus sampai mendidih. Sisihkan

Adonan biscuit
Remukkan kepingan biscuit atau cookies, ( yang kupakai, kebetulan cookies homemade coklat dan kacang ) 15 - 16 keping
2 sdm susu kental manis.
~ remukan biskuit, dicampur susu kental manis, hingga agak padat, dan menggumpal.

Puding Lapis biskuit kacang
Modivikasi puding sutra ala Vina

~ Dari adonan dasar, dibagi 2 bagian sama banyak. Biarkan satu bagian berwarna putih. Sebagian yang lain, beri 3 sachet kopi instant ( misalnya chocolate, moccacino, atau lainnya )
~ Lapis bertumpuk, tata dalam gelas atau cup, adonan biscuit, lalu puding sutra coffe, lalu puding sutra susu. Begitu seterusnya hingga puding dan biscuit habis. Dilapisan atas, gunakan biskuit tumbuk saja. Selamat mencoba...